TERIMA JASA PEMBUATAN WEBLOG

Kami tawarkan Jasa Pembuatan Weblog untuk Sarana Promosi Usaha Micro Xtrabeda di Tronik Reload Pulsa Murah

Proses Pemesanan Pembuatan Weblog:

  1. Lakukan Isi Pulsa sebesar Rp 25.000 ke 081 5594 3313,
  2. Segera Konfirmasi setelah melakukan Pengisian Pulsa ke noHP tersebut,
  3. Kami akan segera memproses Pembuatan Weblog Anda setelah Pulsa masuk,
  4. Proses Pembuatan Maksimal 1 X 24 Jam,
  5. Kami akan segera menghubungi Anda setelah Weblog Anda selesai


Tampilkan postingan dengan label INFO PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Oktober 2012

0 BUAT SOAL DG WONDERSHARE


CARA MEMBUAT SOAL ONLINE DI WONDERSHARE
Guru yang kreatif adalah guru yang ingin mencoba hal-hal yang baru untuk meningkatkan pembelajaran terutama pembelajaran berbasis IT. Misal penggunaan media pembelajaran dibuat lebih interaktif, sebagai alternatif dapat menggunakan Power point. Powerpoint dapat dimodifikasi dengan menampilkan file flash agar lebih menarik.
Dalam rangkaian proses pembelajaran, biasanya ditutup dengan kegiatan evaluasi, guru dapat memberikan soal, biar agak lebih menarik guru dapat membuat soal dalam bentuk flash, quiz ini juga dapat dipublikasikan melalui web.
Selain mudah dalam pengguaannya dan mudah dipelajari power point juga sudah menyediakan tampilan yang sudah bagus terutama Power Point 2007. Tetapi ada beberapa kelemahan Power Point di banding menggunakan Flash yaitu tidak adanya fasilitas untuk membuat quiz atau evaluasi. Tetapi hal tersebut saat ini bisa di atasi dengan menggunakan software tambahan pihak ketiga keluaran Wondershare yaitu wondershare Quiz Creator.
Software ini meruapakan software lisensi, silahkan download di website resminya untuk trial (http://www.wondershare.com/e-learning/quizcreator/quizcreator_overview.html) atau silahkan cari melalui google untuk versi crack full version.
Menjalankan Wondershare Quiz Creator
Jalankan Wondhershare Quiz creator
Klik pada Create new Quiz
Masukan nama quiz kemudian klik next, kemudian klik next lagi untuk masuk ke menu utama. Di wondershare quiz creator ini disediakan berbgai macam jenis model pertanyaan. Tidak semua jenis pertanyaan kita gunakan, sesuaikan dengan materi pelajaran.
·         True / False, Untuk membuat pertanyaan dengan mode menjawab benar atau salah
·         Multiple Choice, Untuk membuat pertanyaan dengan jawaban pilihan ganda single (jawaban benar hanya satu)
·         Multiple Choice, Untuk membuat pertanyaan dengan jawaban pilihan ganda multiple answers (jawaban benar lebih dari satu)
·         Fill In The Blank, Untuk membuat pertanyaan dengan cara menjawab mengisi area yang kosong. Dengan alternative jawaban yang sudah di set.
·         Macthing, Untuk membuat pertanyaan dengan cara menjawab memasangkan dua kata/kalimat kiri dan kanan.
·         Sequence, Untuk membuat pertanyaan dengan cara menjawab mengurutkan jawaban dari atas kebawah
·         Word Bank, Untuk membuat pertanyaan dengan cara menjawab memasangkan kata-kata yang ada dengan kalimat pernyataan.
·         Clik Map, Untuk membuat pertanyaan dengan bentuk pertanyaan berupa gambar dan menjawabnya dengan cara mengklik pada area tertentu pada gambar sesuai dengan pertanyaannya.
·         Short Essay, membuat pertanyaan isian yang simple
Beberapa mapel cocok dengan jenis pertanyaann tertentu misalnya untuk bahasa inggris mungkin lebih tepat menggunakan model matching, sequence, word bank walaupun tidak menuntuk kemungkinan juga menggunkan jenis yang lain.

Langkah 1:Quiz Properties
Dilangkah pertama ini kita mensetting properties dari quiz. Terbagi menjadi
·         Info
·         Default
·         Setting
·         Result
·         Accest
·         QMS
Quiz info
Masukan info dari test yang akan kita buat
Question Defaults
Ditahap ini untuk merubah setingan yang nantinya menjadi standart setiap setingan dari soal, misalnya untuk feedback yang berbahasa inggris bisa kita rubah menjadi Indonesia

Question Setting
Di question setting ini kita bisa merubah settingan standar
Randomization, untuk menseeting tampilnya soal secara urut atau di acak
Answer submitation, bisa di setting submit one question artinya setiap satu soal langsung di submit atau sekaligus semua di isi baru di submitte
Quiz Result Type, menentukan skor kelulusam, skor standar adalah 80% bisa kita rubah dengan memasukan nilainya pada passing rate.
Time Limit, lamanya waktu pengerjaan bisa di limit sesuai dengan kebutuhan. Untuk melimit klik pada end quiz after, masukan nilai menit dan detiknya.
Quiz Result
Quiz result mensetting bagaimana tampilan setelah tes selesai dikerjakan.
Jika kita ingin hasil dari tes yang dilakukan oleh siswa langsung tersimpan di database atau terkirim ke website masukan saja alamat email dan website pada kolom yang diminta.
Untuk Settingan yang sisanya hanya berguna jika kita menggunakan versi yang resmi (bayar) akan kita bahas lain kali.

Langkah 2: Membuat quiz/Pertanyaan
True / False
Untuk membuat pertanyaan, klik pada tombol true / False.
Untuk jenis pertanyaan ini hanya masukan peryataan kemudian tentukan peryataan ini betul atau salah. Klik ok untuk selesai atau preview untuk melihat hasilnya seperti apa.
Multiple Choice
Klik pada tombol multiple choice kemudian sama seperti sebelumnya masukan pertanyaan kemudian masukan pilihan jawaban.
Masukan pertanyaan di kolom pertanyaan, kemudian masukan pilihan jawaban kemudian centang pada pilihan yang benar
Pilihan jawaban otomatis di acak sehingga biar di gunakan berulang-ulang akan beda. Klik ok untuk selesai atau preview untuk melihat hasilnya seperti apa.
Multiple Choice (Multiple Answers)
Sama seperti pada multiple choice single, untuk membuatnya tinggal klik pada tombol multiple choice Multiple answers kemudian masukan pertanyaan, isikan jawaban. Perbedaannya dengan single pada multiple anser centang dua jawaban yang benar.
Klik ok untuk selesai atau preview untuk melihat hasilnya seperti apa.
Fill In The Blank
Memasukan sebuat pernyataan yang di antara kalimat ada area kosong yang harus di isi. Untuk membuat pertanyaan ini klik pada tombol Fill in the Blank
Masukan pernyataan, kemudian kosongkan area atau isi dengan titik-titik pada kata yang ingin kita jadikan sebuah pertanyaan
Matching
Memadankan dua kata, untuk membuat pertanyaan jenis ini klik pada tombol matching
Masukan perintah dengan jelas, kemudian isikan kata-kata yang akan di matchingkan.
Kata-kata yang tadinya urut otomatis diacak. Dan cara menjawabnya dengan mendrag and drop kata sebelah kanan ke kiri.
Sequence
Menjawab dengan mgurutkan jawaban. Untuk membuat klik pada tombol sequence.
Masukan instruksi dari pertanyaan dengan jelas, kemudian masukan secara urut yang benar jawaban yang nantinya akan diacak.
Cara menjawabnya dengan mengurutkan sesuai instruksi yang diberikan.
Word Bank
Hapir sama dengan fill in the balnk, bedanya pada fill in the blank kita mengetik manual dan hanya satu pertanyaan, pada word bank dalam satu pernyataan banyak pertanyaan dengan cara menjawab drag & drop
Masukan pernyataan pertanyaan dengan area yang akan dijadikan pertanyaan diberi kode misalnya huruf a atau …(a)… kemudian masukan jawaban yang benar untuk setiap kode.

Clik Map
Peserta tes diminta untuk mengklik suatu area pada gambar.
Masukan instruksi dan pertanyaan, kemudian tandai untuk jawaban yang benar.
Peserta menjawab dengan cara mengklik pada area tertentu di gambar
Short Easy
Membuat soal isian. Klik pada short easy
Masukan pertanyaan, masukan jawaban kemudian klik ok untuk selesai atau preview untuk melihat dulu.
Hasil short easy ini tidak dihitung dalam point, hanya sebagai latihan saja.

Setting Tambahan Untuk Pertanyaan
Image Setting
Untuk memasukan image ke dalam pertanyaan
Klik tanda ( + ) untuk menambakan image ke dalam question
Tanda ( – ) untuk menghilangkan
Logo kamera kita gunakan untuk mengambil gambar dari web camera.
Audio Setting
Selain bisa memasukan image, kita juga bisa memasukan audio. Baik audio yang bisa gunakan sebgai pengiring pada saat mengerjakan tes atau bisa juga audio yang dimasukan adalah audio soal. Seperti hanya untuk tes listening.
Untuk memasukan music klik pada tanda ( + ) atau bisa juga untuk test listening kita merekam soal dengan cara mengklik pada tombol recod berwarna merah.
Question Setting
Pada settingan ini kita bisa mengatur point atau skor dari test, secara standart adalah 10 atau sama setiap soal, bisa kita atur dengan memasukan nilai.
Diff Level untuk mengatur tingkat kesulitan pada soal. Pada setingan ini kita bisa memasukan alamat url.
Quiz Setting
Untuk mensetting ukuran font
Equation Editor
Untuk memasukan rumus matematika.
Langkah 3: Publish
Langkah selanjutnya yang kita lanjutkan adalah mem publish soal test yang sudah buat. Klik pada menu publish, kemudian pilih type file yang diinginkan.
Untuk mempublis ke web dapat memilih type web. Klik pada tombol web
masukan pada folder yang sama dengan file powerpoint yang akan menggunakan evaluasi ini. Setelah semua siap klik publish
Klik No
Proses berjalan, setelah selesai klik finish
Untuk melihat hasilnya klik yes.
Atau jika ingin disimpan dalam file flash, dapat memilih SWF
Klik SWF kemudian pilih folder penyimpanan dan klik publish
Maka file quiz data dibuka dengan program pembuka file .swf
Memasukan Quiz Ke Power Point
Cara I :
Untuk memasukan ke power point gunakan hyperlink.
Pilih nama file yang kita gunakan sewaktu mem publihs, gunakan yang berakhiran .html. setelah itu klik OK.

Cara II :
Untuk memasukkan ke power point gunakan Add-ins FlashSprings
Sebelumnya install addins flashsprings, setelah selesai menginstal, kemudian buka Add-Ins pada power point dan klik insert flash, kemudian pilih file flash quiz yang sudah dipublish.
Maka hasilnya kita dapat menampilkan quiz pada power point.


Minggu, 01 Mei 2011

0 CARA MEMASANG DASI

Anda Ingin Tampil Keren berdasi? 
Tapi Anda bingung bagaimana cara memasang dasi yang baik? 
Jangan Bingung, Ikuti langkah gambar berikut ini:
 

Jumat, 31 Desember 2010

0 QUANTUM TEACHING



Quantum Teaching
Menjadikan Kelas Menggairahkan
A. Pendahuluan
Sejalan dengan perkembangan dunia pendidikan, ditemukan sebuah pendekatan pengajaran yang disebut dengan Quantum Teaching. Quantum Teaching sendiri berawal dari sebuah upaya Dr Georgi Lozanov, pendidik asal Bulgaria, yang bereksperimen dengan suggestology. Prinsipnya, sugesti dapat dan pasti mempengaruhi hasil belajar.
Pada perkembangan selanjutnya, Bobbi DePorter (penulis buku best seller Quantum Learning dan Quantum Teaching), murid Lozanov, dan Mike Hernacki, mantan guru dan penulis, mengembangkan konsep Lozanov menjadi Quantum Learning. Metode belajar ini diadopsi dari beberapa teori. Antara lain sugesti, teori otak kanan dan kiri, teori otak triune, pilihan modalitas (visual, auditorial, dan kinestetik) dan pendidikan holistik.
Konsep itu sukses diterapkan di Super Camp, lembaga kursus yang dibangun de Porter. Dilakukan sebuah penelitian untuk disertasi doktroral pada 1991, yang melibatkan sekitar 6.042 responden. Dari penelitian itu, Super Camp berhasil mendongkrak potensi psikis siswa. Antara lain peningkatan motivasi 80%, nilai belajar 73% , meningkatkan harga diri 84% dan melanjutkan penggunaan keterampilan 98%.
Persamaan Quantum Teaching ini diibaratkan mengikuti konsep Fisika Quantum yaitu:
E = mc2
E = Energi (antusiasme, efektivitas belajar-mengajar,semangat)
M = massa (semua individu yang terlibat, situasi, materi, fisik)
c = interaksi (hubungan yang tercipta di kelas)
Berdasarkan persamaan ini dapat dipahami, interaksi serta proses pembelajaran yang tercipta akan berpengaruh besar sekali terhadap efektivitas dan antusiasme belajar pada peserta didik.

B. Arti Quantum Teaching
Kata Quantum sendiri berarti interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Jadi Quantum Teaching menciptakan lingkungan belajar yang efektif, dengan cara menggunakan unsur yang ada pada siswa dan lingkungan belajarnya melalui interaksi yang terjadi di dalam kelas.
Dalam Quantum Teaching bersandar pada konsep ‘Bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan antarkan dunia kita ke dunia mereka’. Hal ini menunjukkan, betapa pengajaran dengan Quantum Teaching tidak hanya menawarkan materi yang mesti dipelajari siswa. Tetapi jauh dari itu, siswa juga diajarkan bagaimana menciptakan hubungan emosional yang baik dalam dan ketika belajar.
Dengan Quantum teaching kita dapat mengajar dengan memfungsikan kedua belahan otak kiri dan otak kanan pada fungsinya masing-masing. Penelitian di Universitas California mengungkapkan bahwa masing-masing otak tersebut mengendalikan aktivitas intelektual yang berbeda.
Otak kiri menangani angka, susunan, logika, organisasi, dan hal lain yang memerlukan pemikiran rasional, beralasan dengan pertimbangan  yang deduktif dan analitis. Bgian otak ini yang digunakan berpikir mengenai hal-hal yang bersifat matematis dan ilmiah. Kita dapat memfokuskan diri pada garis dan rumus, dengan mengabaikan kepelikan tentang warna dan irama.
Otak kanan mengurusi masalah pemikiran yang abstrak dengan penuh imajinasi. Misalnya warna, ritme, musik, dan proses pemikiran lain yang memerlukan kreativitas, orisinalitas, daya cipta dan bakat artistik. Pemikiran otak kanan lebih santai, kurang terikat oleh parameter ilmiah dan matematis. Kita dapat melibatkan diri dengan segala rupa dan bentuk, warna-warni dan kelembutan, dan mengabaikan segala ukuran dan dimensi yang mengikat.
C. Prinsip Quantum Teaching
Prinsip dari Quantum Teaching, yaitu:
1. Segalanya berbicara, lingkungan kelas, bahasa tubuh, dan bahan pelajaran semuanya menyampaikan pesan tentang belajar.
2. Segalanya bertujuan, siswa diberi tahu apa tujuan mereka mempelajari materi yang kita ajarkan.
3.  Pengalaman sebelum konsep, dari pengalaman guru dan siswa diperoleh banyak konsep.
4.  Akui setiap usaha, menghargai usaha siswa sekecil apa pun.
5. Jika layak dipelajari, layak pula dirayakan, kita harus memberi pujian pada siswa yang terlibat aktif pada pelajaran kita. Misalnya saja dengan memberi tepuk tangan, berkata: bagus!, baik!, dll.

Kerangka rancangan Belajar Quantum Teaching yang dikenal sebagai TANDUR
    1.   TUMBUHKAN. Tumbuh- kan minat dengan memuaskan “Apakah Manfaat BAgiKU “
          (AMBAK), dan manfaatkan kehidupan pelajar
ALAMI. Ciptakan atau datangkan pengalaman umum yang dapat dimengerti semua pelajar
NAMAI. Sediakan kata kunci, konsep, model, rumus, strategi sebuah “masukan”
DEMONSTRASIKAN. Sediakan kesempatan bagi pelajar untuk ‘menunjukkan bahwa mereka tahu”
ULANGI. Tunjukkan pelajar cara-cara mengulang materi dan menegaskan , “Aku tahu dan memang tahu ini”.
RAYAKAN. Pengakuan  untuk penyelesaian, partisipasi, dan pemerolehan keterampilan dan ilmu pengetahuan
D. Petunjuk Pelaksanaan  Quantum Teaching (Contoh Kasus di SMA Anu)
Guru wajib memberi keteladanan sehingga layak menjadi panutan bagi peserta didik, berbicaralah yang jujur , jadi pendengar yang baik dan selalu gembira (tersenyum).
Guru harus membuat suasana belajar yang menyenangkan/kegembiraan. “learning is most effective when it’s fun. ‘Kegembiraan’ disini berarti bangkitnya minat, adanya keterlibatan penuh, serta terciptanya makna, pemahaman (penguasaan atas materi yang dipelajari) , dan nilai yang membahagiakan pada diri peserta didik.
Lingkungan Belajar yang aman, nyaman dan bisa membawa kegembiraan:
Pengaturan meja dan kursi diubah dengan berbagai bentuk seperti bentuk U, lingkaran
Beri tanaman, hiasan lain di luar maupun di dalam kelas
Pengecatan warna ruangan, meja, dan kursi yang yang menjadi keinginan dan kebanggaan kelas
Ruangan kelas dihiasi dengan poster yang isinya slogan, kata mutiara pemacu semangat, misalnya kata: “Apapun yang dapat Anda lakukan, atau ingin Anda lakukan, mulalilah. Keberanian memiliki kecerdasan, kekuatan, dan keajaiban di dalamnya” (Goethe).
Guru harus memahami bahwa perasaan dan sikap siswa akan terlibat dan berpengaruh yang kuat pada proses belajarnya. Guru dapat mempengaruhi suasana emosi siswa dengan cara :
kegiatan-kegiatan pelepas stres seperti menyanyi bersama, mengadakan permainan, outbond dan sebagainya.

aktivitas-aktivitas yang menambah kekompakan seperti melakukan tour, makan bersama dan sebagainya. 
menyediakan forum bagi emosi untuk dikenali dan diungkapkan yaitu melalui bimbingan konseling baik oleh petugas BP/BK maupun guru itu sendiri.
Memutar musik klasik  ketika proses belajar mengajar berlangsung. Namun sekali-kali akan diputarkan instrumental dan bisa diselingi jenis musik lain untuk bersenang-senang dan jeda dalam pembelajaran.
Sikap guru kepada peserta didik :
Pengarahan “Apa manfaat materi pelajaran ini bagi peserta didik” dan tujuan
Perlakukan peserta didik sebagai manusia sederajat
Selalu menghargai setiap usaha dan merayakan hasil kerja peserta didik
Memberikan stimulus yang mendorong peserta didik
Mendukung peserta 100% dan ajak semua anggota kelas untuk saling mendukung
Memberi peluang peserta didik untuk mengamati dan merekam data hasil pengamatan, menjawab pertanyaan dan mempertanyakan jawaban, menjelaskan sambil memberikan argumentasi, dan sejumlah penalaran.
Terapkan 8 kunci keunggulan ini kedalam rencana pelajaran setiap hari. Kaitkan kunci-kunci ini dengan kurikulum.
Integritas: Bersikaplah jujur, tulus, dan menyeluruh. Selaraskan nilai-nilai dengan perilaku Anda
Kegagalan Awal Kesuksesan: Pahamilah bahwa kegagalan hanyalah memberikan informasi yang Anda butuhkan untuk sukses
Bicaralah dengan Niat Baik: Berbicaralah dengan pengertian positif, dan bertanggung jawablah untuk berkomunikasi yang jujur dan lurus. Hindari gosip.
Hidup di Saat Ini: Pusatkan perhatian pada saat ini dan kerjakan dengan sebaik-baiknya
Komitmen: Penuhi janji dan kewajiban, laksanakan visi dan lakukan apa yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan
Tanggung Jawab: Bertanggungjawablah atas tindakan Anda.
Sikap Luwes dan Fleksibel: Bersikaplah terbuka terhadap perubahan atau pendekatan baru yang dapat membantu Anda memperoleh hasil yang diinginkan.

Keseimbangan: Jaga keselarasan pikiran, tubuh, dan jiwa Anda. Sisihkan waktu untuk membangun dan memelihara tiga bidang ini.
Guru yang seorang Quantum Teacher mempunyai ciri-ciri dalam berkomunikasi yaitu :
Antusias : menampilkan semangat untuk hidup
Berwibawa : menggerakkan orang
Positif : melihat peluang dalam setiap saat
Supel : mudah menjalin hubungan dengan beragam peserta didik
Humoris : berhati lapang untuk menerima kesalahan
Luwes : menemukan lebih dari satu untuk mencapai hasil
Menerima : mencari di balik tindakan dan penampilan luar untuk menemukan nilai-nilai inti
Fasih : berkomunikasi dengan jelas, ringkas, dan jujur
Tulus : memiliki niat dan motivasi positif
Spontan : dapat mengikuti irama dan tetap menjaga hasil
Menarik dan tertarik : mengaitkan setiap informasi dengan pengalaman hidup peserta didik dan peduli akan diri peserta didik
Menganggap peserta didik “mampu” : percaya akan keberhasilan peserta didik
Menetapkan dan memelihara harapan tinggi : membuat pedoman kualitas hubungan dan kualitas kerja yang memacu setiap peserta didik untuk berusaha sebaik mungkin
Semua peserta didik diusahakan untuk  memiliki modul/buku sumber belajar lainnya, dan buku yang bisa dipinjam dari Perpustakaan. Tidak diperkenankan guru mencatat/menyuruh peserta didik untuk mencatat pelajaran di papan tulis
Dalam melakukan penilaian guru harus berorientasi pada :
Acuan/patokan. Semua kompetensi perlu dinilai sesuai dengan acuan kriteria berdasarkan indikator hasil belajar.
Ketuntasan Belajar. Ketuntasan belajar ditetapkan dengan ukuran atau tingkat pencapaian kompetensi yang memadai dan dapat dipertanggungjawakan sebagai prasyarat penguasaan kompetensi berikutnya.
Metoda penilaian dengan menggunakan variasi, antara lain

Tes Tertulis : pertanyaan-pertanyaan tertulis
Observasi : pengamatan kegiatan praktik
Wawancara : pertanyaan-pertanyaan langsung tatap muka
Portfolio : Pengamatan melalui bukti-bukti hasil belajar
Demonstrasi : Pengamatan langsung kegiatan praktik/pekerjaan yang sebenarnya
Kebijakan sekolah dalam KBM yang patut diperhatikan oleh guru :
Guru wajib mengabsensi peserta didik setiap masuk kelas
Masuk kelas dan keluar kelas tepat waktu. Jam pertama misalnya 07.30 dan jam terakhir harus pulang sama-sama setelah bel berbunyi. Pada jam istirahat tidak diperkenankan ada kegiatan belajar mengajar.
Guru wajib membawa  buku absen & daftar nilai, Silabus, RPP, program semester, modul/bahan ajar sejenisnya  ketika sedang mengajar
Selama KBM tidak boleh ada gangguan yang dapat mengganggu konsentrasi peserta didik. Misalnya guru/peserta berkomitmen bersama untuk tidak mengaktifkan HP ketika PBM berlangsung
Guru harus mendukung kebijakan sekolah baik yang berlaku baik untuk dirinya sendiri maupun untuk peserta didik dan berlaku proaktif.
Untuk pelanggaran oleh peserta didik maka hukuman dapat ditentukan secara musyawarah bersama peserta didik, namun untuk pelanggaran kategori berat sekolah berat menentukan kebijakan sendiri.
Pengalaman belajar hendaknya menggunakan sebanyak mungkin indera untuk berinteraksi dengan isi pembelajaran.
Terdapat kegiatan membaca, menjelaskan, demonstrasi, praktek, diskusi, kerja kelompok, pengulangan kembali dalam menjelaskan dan cara lain yang bisa ditemukan oleh guru.
Gunakan spidol warna-warni dalam membantu menjelaskan di papan tulis.
Disarankan menggunakan media pendidikan seperti projector, bagan, dan sebagainya.
Diperbolehkan belajar di luar kelas seperti di bawah pohon, dipinggir jalan
Siswa belajar : 10% dari apa yang dibaca, 20% dari apa yang didengar, 30% dari apa yang dilihat, 50% dari apa yang di lihat dan dengar, 70% dari apa yang  dikatakan, dan 90% dari apa yang dikatakan dan lakukan (Vernon A. Magnessen, 1983). Ini menunjukkan guru mengajar dengan ceramah, maka siswa akan mengingat dan menguasai hanya 20% karena siswa hanya mendengarkan. Sebaliknya jika guru meminta siswa untuk melakukan sesuatu dan melaporkanknya maka akan mengingat dan menguasai sebanyak 90%.
Guru harus selalu menghargai setiap usaha dan hasil kerja siswa serta memberikan stimulus yang mendorong siswa untuk bernuat dan berpikir sambil menghasilkan kara dan pikiran kreatif. Ini memungkinkan siswa menjadi pembelajar seumur hidup. Untuk itu guru bisa menggunakan berbagai metoda dan pengalaman belajar melalui contoh yang konstekstual. Setiap kesuksesan dalam belajar siswa layak untuk dirayakan.
Suasana belajar siswa, guru dapat mengarahkan kearah ke ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Suasana belajar juga melibatkan mental-fisik-emosi –sosial siswa secara aktif supaya memberi peluang siswa untuk mengamati dan merekam data hasil pengamatan, menjawab pertanyaan dan mempertanyakan jawaban, menjelaskan sambil memberikan argumentasi, dan sejumlah penalaran.
E. Penutup
Sekolah yang didirikan DePorter itu, menjadi pusat percontohan tempat metode Quantum dipraktikkan. Remaja, karyawan, eksekutif perusahaan, menjadi murid di sekolah ini. Tujuannya satu: menjadi manusia baru. Itulah sebabnya Jack Canfielf, penulis buku Chicken Soup of the Soul mengatakan, metode ini akan mengobarkan kembali api yang ada di dalam diri Anda.
Penulis telah melakukan uji coba di SMK Y untuk melaksanakan pengajaran model quantum ini, namun ternyata tidak semudah harapan dan teori yang ditulis oleh DePorter, penulis mengalami hambatan antara lain :
1.  Ketika ada musik dalam pembelajaran, para guru merasa keberatan dan merasa aneh. Mereka menganggap musik justru mengganggu konsentrasi
2.  Guru dan Siswa SMK Y tidak terbiasa mendengar musik klasik, instrument yang lembut. Sehingga ketika musik dipaksakan di dengarkan di kelas, siswa malah mengantuk dan guru merasa terganggu
3.   Tidak bisa selamanya guru berlaku manis, baik dan perhatian kepada siswa. Justru sikap ini bisa diremehkan siswa. Jadi guru dalam hal ini harus lengkap perangainya bisa marah namun juga  bisa ramah.
Namun untuk penerapan di SMA Favorite di sebuah kota Anu dan di  sebuah Lembaga Bimbingan Belajar, sungguh Quantum Teaching merupakan keberhasilan yang luar biasa antara guru, siswa dan sekolah/Lembaga Bimbel dalam bersama-sama meraih puncak prestasi. Jika Anda menjadi guru apa dan di sekolah mana saja silahkan mencoba menerapkan Quantum Teaching, dan penulis ucapkan : Selamat menjadi Guru Quantum yang ‘kan menjadikan kelas “Bergairah dan Menyenangkan”

0 QUANTUM LEARNING

Quantum Learning, Melejitkan Prestasi Belajar
Metode pengajaran di sekolah atau Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) masih banyak yang kurang menekankan pada kegiatan belajar sebagai proses. Metode pengajaran masih sering disajikan dalam bentuk pemberian informasi, kurang didukung dengan penggunaan media dan sumber lainnya.
Kondisi ini yang mendorong Arni Arief Lamaka dan Chaerrun Nisa untuk melakukan penelitian terhadap metode Quantum Learning dalam pengajaran. Kedua siswi SMUN 5 Makassar ini meneliti keefektifan metode Quantum Learning terhadap peningkatan prestasi belajar siswa di LBB Gama College, Makassar. Tidak sia‑sia Arni dan Nisa melakukan penelitian itu. Karya mereka dinyatakan sebagai pemenang pertama Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) 2002 bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) (Republika, 7/10/2002)
Quantum Learning, dalam pandangan kedua siswi ini, adalah seperangkat metode dan falsafah belajar untuk semua umur. Ini mencakup aspek‑aspek penting dalam program Neuralinguistik (NLP), yaitu suatu penelitian tentang bagaimana otak mengatur informasi. Program ini meneliti hubungan antara bahasa dan perilaku dan dapat digunakan untuk menciptakan jalinan pengertian antara siswa dan guru. Quantum Learning, dapat pula didefinisikan sebagai interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Semua kehidupan adalah energi. Quantum Learning adalah gabungan yang sangat seimbang antara bekerja dan bermain, antara rangsangan internal dan eksternal," urainya.
Penelitian dilakukan terhadap siswa dari berbagai sekolah di Makassar yang belajar di lembaga ini. Pengambilan sampel dilakukan secara acak ( random sampling). Jumlah populasi sebanyak 140 orang, sampel diambil 30 persen atau 30 orang.Teknik analisis yang digunakan adalah perbandingan mean (rata‑rata). Dengan teknik ini, kata kedua siswi itu, memungkinkan penelitian untuk membandingkan mean siswa yang meningkat prestasinya atau menurun prestasinya dengan metode Quantum Learning. Hasil penelitian dibagi dalam dua bagian: kuantitatif dan kualitatif. Hasil kuantitatif adalah gambaran tentang keefektifan penggunaan metode Quantum Learning terhadap peningkatan prestasi siswa di LBB Gama College Makassar yang dinyatakan dalam angka. Hasil kualitatif adalah rumusan hasil penelitian dalam bentuk pernyataan sebagai penguji hipotesis, yaitu apakah metode Quantum Learning efektif digunakan sebagai metode dalan meningkatkan prestasi siswa di LBB Gama College Makassar.
Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar siswa yang menjadi objek penelitian dapat meraih keberhasilan atau meningkat prestasinya. Itu karena lembaga ini melibatkan banyak unsur dalam proses belajar mengajar seperti penataan ruangan yang nyaman, penyajian musik pada saat proses  Belajar mengajar berlangsung. Ada komunikasi yang baik dan penggunaan audio visual. Yang paling utama, menurut kedua siswi ini, ialah belajar dengan durasi waktu yang relatif singkat karena menerapkan metode pengajaran serta penyajian materi yang variatik dan inovatik. "Inilah yang disebut seperangkat metode, yaitu Quantum Learning," jelasnya.
Dari serangkaian penelitian tersebut, Arni dan Nisa menyimpulkan bahwa penerapan metode Quantum Learning efektif terhadap peningkatan prestasi belajar siswa bila dibandingkan dengan metode ceramah. Kedua siswi ini juga menyimpulkan, sebagian besar siswa di LBB Gama College menanggapi metode Quantum Learning sebagai salah satu bentuk pencapaian kualitas belajar yang potensial, karena mampu menciptakan belajar menjadi nyaman dan menyenangkan
Konsep Quantum Learning
Quantum Learning merupakan metoda pengajaran maupun pelatihan yang  menggunakan metodologi berdasarkan teori‑teori pendidikan seperti Accelerated Learning (Lozanov), Multiple Intelligences (Gardner), Neuro Linguistic Programming atau NLP (Grinder & Bandler), Experential Learning (Hahn), Socratic Inquiry, Cooperative Learning (Johnson & Johnson) dan Elements of Effective Instruction (Hunter) menjadi sebuah paket multisensori, multi kecerdasan dan kompatibel dengan cara bekerja otak yang mampu meningkatkan kemampuan dan kecepatan belajar. Percepatan belajar (accelerated learning) dikembangkan untuk menyingkirkan hambatan yang menghalangi proses belajar alamiah dengan secara sengaja menggunakan musik, mewarnai lingkungan sekeliling, menyusun bahan pengajaran yang sesuai, cara efektif penyajian, modalitas belajar serta keterlibatan aktif dari peserta.
Konsep kunci dalarn Quantum Learning dari berbagai teori dan strategi belajar yang digunakan antara lain:
a. Teori otak kanan kiri
b. Teori otak triune (3 in 1)
c. Pilihan modalitas (visual, auditorial dan kinestetik)
d. Teori kecerdasan ganda
e. Pendidikan holistic (menyeluruh)
f.  Belajar berdasarkan pengalaman
g. Belajar dengan simbol (metaphoric learning)
h. Simulasi / permainan
i.  Peta Pikiran (mind mapping)

Paradigma Belajar Model Quantum Learning
Dalam belajar model Quantum Learning agar dapat berjalan dengan benar ini paradigma yang harus dianut oleh siswa dan guru adalah sebagai berikut :
a.  Setiap orang  adalah  guru  dan sekaligus murid sehingga bisa saling berfungsi sebagai fasilitator
b.  Bagi kebanyakan orang belajar akan sangat efektif jika dilakukan dalam suasana yang menyenangkan, lingkungan dan suasana yang tidak terlalu formal, penataan duduk setengah melingkar tanpa meja, penataan sinar atau cahaya yang baik sehingga peserta merasa santai dan relak.
c.  Setiap orang mempunyai gaya belajar, bekerja dan berpikir yang unik dan berbeda yang merupakan pembawaan alamiah sehingga kita tidak perlu merubahnya dengan demikian perasaan nyaman dan positif akan terbentuk dalam menerima informasi atau materi yang diberikan oleh fasilitator.
d.   Modul pelajaran tidak harus rumit tapi harus dapat disajikan dalam bentuk sederhana dan lebih banyak kesuatu kasus nyata atau aplikasi langsung.
e.  Dalam menyerap dan mengolah informasi otak menguraikan dalam bentuk simbol atau asosiatip sehingga materi akan lebih mudah dicerna bila lebih banyak disajikan dalarn bentuk gambar, diagram, flow atau simbol.
f.    Kunci menuju kesuksesan model quantum learning adalah latar belakang (background) musik klasik atau instrumental yang telah terbukti memberikan pengaruh positip dalarn proses pembelajaran. Musik klasik dari Mozart, bach, Bethoven, dan Vivaldi dapat meningkatkan kemampuan mengingat, mengurangi stress, meredakan ketegangan, meingkatkan energi dan membesarkan daya ingat. Musik menjadikan orang lebih cerdas (Jeannete Vos)
g.  Penggunaan Warna dalam model quantum learning dapat meningkatkan daya tangkap dan ingat sebanyak 78%
g.   Metoda peran dimana peserta berperan lebih aktif dalam membahas materi sesuai dengan pengalamannya melalui pendekatan terbalik yaitu membuat belajar serupa bekerja (pembelajaran orang dewasa)
h.     Sistim penilaian yang disarankan untuk abad 21 dalam pembelajaran adalah 50% penilaian diri sendiri, 30% penilaian teman, 20% penilaian trainer atau atasan (Jeannette Vos)
 i.    Umpan balik yang positif akan mampu memotivasi anak untuk berprestasi namun umpan balik negative akan membuat anak menjadi frustasi. Ini berdasar hasil riset pakar masalah kepercayaan diri, Jack Carfiled pada tahun 1982. 100 anak ditunjuk oleh periset selam sehari. Hasilnya, bahwa setiap anak rata-rata menerima 460 komentar negative dan hanya 75 komentar positif.

Untuk meningkatkan percepatan belajar dan efisiensi waktu dan melejitkan prestasi belajar tidak ada salahnya di lembaga-lembaga pendidikan perlu mengembangkan metode belajar dengan konsep Quantum Learning. Apakah Anda para guru/instruktur tertarik untuk mencobanya?.

Kamis, 30 Desember 2010

0 PASSING COMPETENCE STANDARD

I D E N T I F I K A S I
KEMAMPUAN YANG DIUJI SECARA UMUM DALAM UN BAHASA INGGRIS

NO
JENIS TEKS
KEMAMPUAN YG DIUJI

1

A.          READING
1. TEKS FUNGSIONAL PENDEK:
a. Caution
b. Greeting card
c. Short message
d. Invitation
e. Announcement
f.  Label
g. Advertisement
h. Letter

MENENTUKAN:
Gambaran umum
pikiran utama
Informasi rinci tersurat
Informasi tersirat
Rujukan kata
Makna kata/frasa/kalimat



2.       TEKS ESEI:
a.                  Descriptive
b.                  Recount
c.                   Procedure
d.                  Narrative
e.                  Report



MENENTUKAN:
Gambaran umum
Pikiran utama
Informasi rinci tersurat
Informasi tersirat
Rujukan kata
Makna kata/frasa/kalimat

2

B.          WRITING
1.  Cloze test (Report/Descriptive)

2.  Jumbled words
       (kata-kata àkalimat)
3.  Jumled sentences
      (Kalimat-kalimat àparagraf)


MENENTUKAN:
Kata-kata yang tepat untuk melengkapi teks laporan pendek.
Susunan kata yang tepat untuk membuat kalimat
susunan kalimat yang tepat untuk membuat paragraph

0 KINDS OF TEXT

JENIS TEKS DALAM BAHASA INGGRIS:
NARRATIVE, RECOUNT, REPORT, PROCEDURE, dan DESCRIPTION.
1. Teks Descriptive: Teks yang mendeskripsikan benda, orang, tempat, secara spesifik.
Generic Structure nya: Identification - Description
Identification berisi: Identifikasi tentang topik yang akan dideskripsikan, misalnya: I have many pets, but my favourite one is a cat.
Description berisi: deskripsi rinci tentang bagian - bagiannya, misalnya tentang physical appearance (ciri - ciri fisik), sifat - sifatnya (characteristics)dll.
Contoh judul teks deskriptif:

Hi friends! This is my friend Miranda. She comes from Sulawesi. She was born in Makasar on June 12, 1980. her hobbies are singing and swimming. She also likes planting flowers very much. She lives at 12 Jalan Jaya. She lives together with her parents and two sisters. They are Mr. and Mrs Yudhatama, Sherina and Tiara.
Miranda studies at SMP 7. Her older sister is in the first year
of SMA, and Tiara is still in SD. They all love one another.

2. Teks Procedure: Teks yang menjelaskan atau memberi petunjuk cara/langkah – langkah membuat atau melakukan sesuatu.
Generic Structure: Aim/Goal - Materials/Tools - Steps/Methods
Aim/Goal, misalnya: How to make Brownies Cake
Materials berisi: bahan - bahan dan atau alat - alat untuk membuat Brownies tersebut
Note: Materials are not required for all Procedure text
Steps/Methods berisi: langkah - langkah membuat Brownies


Contoh Teks Procedure:
How to make Lemonade
Ingredients:
For each glass use:
- 2 tablespoons of lemon juice.
- 2 tablespoons of sugar.
- 1 glass of water
Methods:
1. Slice a lemon in half and squeeze the juice into a cup.
2. Take out the seeds.
3. Pour two tablespoons of juice into glass.
4. Add sugar
5. Add water and stir well
6. Taste the lemonade. You may want to add more sugar or more lemon to make it taste just right
7. Put it in ice cubes. A drop of red food coloring will make pink lemonade

atau :
HOW TO MAKE PEANUT CRUNCH

What you’ll need :
v 1 cup of peanuts
v 3 cups of brown sugar
v 2 tablespoons of vinegar
v 1 cup of water

What to do :
Place the sugar, water and vinegar into a large saucepan.
Stir slowly over a low heat until the sugar is disolved
Add peanuts , increase the heat and allow to boil
Remove from the heat when the nuts have craked and the mixture appears golden brown
Allow bubbles to settle
Spoon into small paper patty cases or pour the mixture into a flat greased pan and mark into bite-size pieces.

Makes enough Peanut Crunch for six people

3. Teks Narrative: Teks yang berisi tentang sebuah cerita atau dongeng dan di dalamnya terdapat konflik/puncak masalah yang diikuti dengan penyelesaian.
Generic Structure: Orientation - Complication - Resolution
Orientation berisi: Pengenalan tokoh, tempat dan waktu terjadinya cerita
Complication berisi: Puncak masalah/konflik dalam cerita
Resolution: Pemecahan masalah
Contoh teks Narrative:
The Boy who cried “Wolf”
There was once a shepherd-boy who kept his flock at a little distance from the village. Once he thought he would play a trick on the villagers and have some fun at their expense. So he ran toward the village crying out, with all his might,--


"Wolf! Wolf! Come and help! The wolves are at my lambs!"
The kind villagers left their work and ran to the field to help him. But when they got there the boy laughed at them for their pains; there was no wolf there.
Still another day the boy tried the same trick, and the villagers came running to help and got laughed at again. Then one day a wolf did break into the fold and began killing the lambs. In great fright, the boy ran for help. "Wolf! Wolf!" he screamed. "There is a wolf in the flock! Help!"
The villagers heard him, but they thought it was another mean trick; no one paid the least attention, or went near him. And the shepherd-boy lost all his sheep.
Moral value:
That is the kind of thing that happens to people who lie: even when they tell the truth no one believes them.
Atau :
Once there were two him thin goats. Both of them were hungry. They were tied together with a brown rope. They wanted to eat the green leaves from two separated bushes. One bush was on the left. The other bush was on the right.
The goats thought they could do everything on their own. The first goat wanted to go to the bush on the left, but the second goat wanted to go to the bush on the right. However, the rope was short. They tried but they could not reach they bushes. They were sad.
Then, the goats decided to work together. First, they are the leaves of the bush on the right. Then, ate the leaves on the left. The leaves were delicious. They were happy.

4. Teks Recount: Teks yang berisi kejadian/ pengalaman di waktu lampau.
Generic Structure: Orientation - Even(s)
Orientation berisi: Pengenalan tokoh, tempat dan waktu.
Event (s) berisi: Kejadian/Peristiwa - peristiwa yang terjadi.
Re-orientation(Optional/Tidak harus ada): Ungkapan pribadi penulis atau penutup dari cerita.


Contoh Teks Recount:

CLASS PICNIC
Last Friday our school went to Centennial Park for a picnic
First our teachers marked the rolls and the we got on the buses. On the buses, everyone was chatting and eating. When we arrived at the park, some students played cricket, some played cards but others went for a walk with the teachers. At lunchtime, we sat together and had our picnic. Finally, at two o’clock we left for school.
We had a great day.

Atau :
An Excursion to the Botanical Garden

On Thursday 24 April we went to the Botanical Garden. We walked down and boarded the bus.
After we arrived at the garden, we walked down to the Education Centre. The third grade students went to have alook around. First, we went to the first farm and Mrs. James read us some information. Then, we looked at all the lovely plants. After that we went down to a little spot on the Botanical Garden and had a morning tea break.
Next, we did sketching and then we met the fourth grade students at the Education Centre to have lunch. Soon after that, it was time for us to go and make our terrariums while the fourth year students went to have a walk.
A lady took us into a special room and introduced herself. Then she explained what we were going to do. Next, she took us to a pyramid terrarium. It was really interesting.
After we had finished, we met the fourth grade students outside the gardens. Then we reboarded the bus and returned to school.
5. Teks Report: Teks yang isinya menyampaikan informasi tentang sesuatu, apa adanya, sebagai hasil pengamatan sistematis atau analisis. Yang dideskripsikan dapat meliputi gajala alam, lingkungan, benda buatan manusia, atau gejala- gejala sosial. Deskripsi sebuah teks report dapat berupa simpulan umum misalnya tentang rumah sederhana dengan mendekripsikan ciri-ciri subyek tersebut sehingga layak dikategorikan rumah sederhana.
Generic Structure: General Classification - Description
General Classification berisi: Klasifikasi suatu fenomena (binatang, public places, tanaman, dll) yang akan didiskusikan/ dilaporkan secara umum .
Description berisi: Gambaran dari fenomena yang akan didiskusikan seperti bagian – bagiannya, kebiasaan atau tingkah laku jika benda hidup, kegunaannya jika non natural.
Contoh Teks Report:

The heart is the most important part of the body. It is the center of life. However, the heart is only as big as a closed hand.
The heart is a muscle and it beats about seventy times per minute throughthout a person’s life.
The heart pumps blood from your heart to all parts of your body. The heart is made up of four chambers or small “rooms”. The top chamber are called the right and left auriclesand the botttom chambers are the right and left ventricles.
When blood enters the heart. It is in dark reddish color because it countains carbon dioxide. The blood enters the right auricle and then the right ventricle. When the heart contracts, it forces the blood to the lungs where the blood receives oxygen. It then goes to the left auricle. The heart contracts again, and the blood goes to the left ventricle and is then forced out into the body. The blood gathers carbon dioxide and returns to the heart, and the process begins again.
 

Belajar Nge-Blog Dulu Bos Copyright © 2014 - |- Template created by JasaWeblog - |- Powered by www.lestari-reload.com